Judul : Morning Brew
Penulis : Nina Addison
Penerbit : Gramedia
Status : Pinjam Teman
Rate : ☺☺☺☺
Sinopsis :
Seandainya kita bisa tahu
dia memang ditakdirkan untuk kita. Seandainya ada jaminan cinta yang kita punya
tidak akan membuat kita pecah berkeping-keping. Seandainya soal jodoh ada di tangan
kita. Sayangnya, dalam hidup tak ada yang pasti.
Soal cinta apalagi.
Karenanya ketika boy,
pacar tujuh tahunnya Reney, tiba-tiba bilang putus, Reney seperti dibuang ke
lubang tanpa dasar dan tidak yakin bisa keluar lagi dari kegelapan di dalamnya. Tapi apa iya?
Yuk, mampir ke dunia Morning
Brew. Reney, Danny, dan Ivana dengan senang hati siap menemani dengan cerita
dan segelas kopi hangat plus semangkuk soup of the day yang akan bikin kamu
ketagihan!
Patah Hati dan Move On.
Boy, pacar ‘hampir’ delapan tahunnya Reney, tiba-tiba
memutuskan hubungan mereka karena Boy mendapatkan beasiswa ke London. Padahal,
Reney pikir, Boy akan melamarnya. Patah hati membuat Reney mengurung diri di
kamar kostnya selama berhari-hari. Kedatangan dua sahabatnya lah, Danny dan
Ivana, yang mampu membuat Reney bangkit kembali dan mulai masuk kerja.
Yup, Morning Brew, tempat
Reney, Ivana dan Danny bekerja. Sebuah cafe mungil yang menyajikan menu spesial
‘soup of the day’. Di sana juga, Ivana dan Danny memberi usul untuk mencari
cowok baru untuk melupakan Boy. Bagaimana bisa Reney melakukan itu, dia sudah
terlalu terbiasa dengan Boy. Tapi tiga pria datang silih berganti di hidup
Reney. Mampukah Reney Move-on??
Buku ini hasil pinjaman
Tiara (thanks, ra). Dulu aku masih
ingat Tiara pernah merekomendasikan buku ini di Goodreads dan akhirnya aku bisa
baca juga. Sebenarnya agak skeptis, sih sama buku ini. mungkin karena ini buku
debut, ya. tapi, hei, setelah satu dua halaman, aku kayaknya nggak bisa
berhenti membuka halaman-halaman selanjutnya. Gaya bahasanya enak, mengalir. Ikutan
sedih dan patah hati pas hari-hari pertama Reney putus dengan Boy.
Plotnya nggak
terlalu lamban dan nggak terlalu cepat. Karakter Danny dan Ivana juga semakin
membuat buku ini meriah(kecup untuk Danny :D). Persahabatan mereka di Morning Brew
benar-benar anugrah. Ivana dan Danny menarik Reney yang sedang berkubang di
dalam patah hatinya, mengusulkan berbagai macam hal termasuk memilih salah satu
pengunjung Morning Brew untuk dipacari!
Morning Brew. Cara Nina
mendeskripsikan Morning Brew pun sangat memuaskan, aku seperti merasa sedang
ada di salah satu sofa di Morning Brew, menunggu Soup of the day di sajikan. J
Best quote
“Ibarat tulisan, Ren,
semua kalimat yang lo tulis harus ada titiknya untuk bisa lo lanjutkan ke
kalimat berikutnya. Buat gue patah hati juga seperti itu. selesaikan dengan
titik. Ucapkan selamat tinggal dari hati lalu berikan maaf pada dia dan pada
diri lo sendiri. Pada akhirnya, rasa ikhlas itu akan datang dengan sendirinya
seiring waktu.” (morning brew, p214)

0 komentar:
Posting Komentar