Judul : Mahoganny
Hills
Penulis : Tia Widiana
Penerbit : Gramedia
ISBN :
978-979-22-9584-9
Halaman : 339 hlm
Status : Pinjam Teman
Rating : JJJ
Sinopsis :
Jagad Arya dan Paras
Ayunda mendapatkan kehidupan yang mungkin diharapkan oleh semua pasangan
pengantin baru. Segera setelah menikah, mereka tinggal di rumah bernama
Mahogany Hills, di pelosok pegunungan Sukabumi yang sejuk dan indah.
Yang membedakan Jagad
dan Paras dengan pasangan pengantin lainnya adalah mereka menikah bukan karena
cinta. Baik Jagad maupun Paras punya rahasi yang mereka pendam. Kesepian,
amarah, dan penyesalan bercampur aduk dengan rasa rindu dan kata cinta yang tak
pernah terucapkan – semua itu senantiasa menggelayuti Mahogany Hills.
Dengan caranya
masing-masing, Jagad dan Paras berjuang untuk menghadapi satu pertanyaan yang
pada suatu titik harus mereka jawab : Sanggupkah mereka bertahan dalam
pernikahan yang tak sempurna itu?
Setelah
menikah, Jagad membawa istrinya ke pelosok sukabumi, ke sebuah rumah yang diberi
nama Mahoganny Hills. Bukan bahagia yang menunggu mereka berdua, karena Jagad
dan Paras tidak menikah karena cinta, melainkan karena perjodohan. Hari-hari
awal pernikahan mereka, Paras mencoba sabar menghadapi Jagad yang cenderung
antipati dan membencinya. Karena bagia Jagad, pernikahannya dengan Paras bukan
karena keinginannya.
Jagad terus-terusan
menyiksa Paras dengan ucapan dan sikapnya dengan harapan Paras akan meminta
cerai darinya dan dia bisa menikahi wanita yang dicintainya, Nadia. Bahkan sikap
Jagad yang sangat keterlaluan itu juga dapat dukungan dari Nadia. *langsung
asah golok*
Namun
lambat laun Jagad menyadari perasaannya pada Nadia bukanlah cinta, melainkan
hanya obsesi belaka. Belum sempat Jagad menyadari perasaannya pada Paras sebuah
insiden mengerikan *buat semua wanita* terjadi, semua berawal dari kedatangan
mantan pacar Paras. Jagad lepas kendali dan memaksa Paras berhubungan
dengannya. Yah, meski sebenarnya mereka sudah halal. Tapi tetap saja itu sebuah
pemaksaan. Jagad yang mulai bersikap baik pada Paras malah ditanggapi Paras
dengan dingin. Hingga suatu pagi Paras kecelakaan dalam usahanya kabur dari
Mahoganny Hills.
Novel ini
hasil pinjaman teman. Yeah, Tiara. Aaa, I love youuu. Thanks sudah meminjamiku novel-novel
ini. Novel ini dilabeli juara 1 sayembara menulis Amore, salah satu lini milik
Gramedia. Aku suka gaya bahasa dan pengaturan plotnya. Deskripsi suasana di
sekitar Mahoganny hills dan Sukabumi juga keren. Ah, If I could have one. Hanya saja pemilihan ‘amnesia’ untuk jadi
bagian dari cerita rasanya kurang pas. Duh, klise sekali kan... dan jujur bikin
aku agak males nerusinnya.
Tapi
aku nggak akan kapok baca novel Mbak Tia ke depannya. J
Best
Quote :
“Setelah menikah
dengamu, cinta jadi tidak terlalu rumit. Denganmu, cinta menjadi sangat
sederhana. Cinta adalah memberi, menerima, dan memaafkan. Aku bukan malaikat,
aku lelaki brengsek yang pernah menyia-nyiakanmu. Tapi aku tahu aku tidak akan
meninggalkanmu hanya karena kau terlalu baik untukku. Aku akan selalu
bersamamu, dan terus belajar mencintaimu, agar aku bisa sebaik kau.” (hlm. 329)

0 komentar:
Posting Komentar