Pages

Rabu, 06 Januari 2016

Sejenis Post Pembuka

Aku menulis catatan ini pada 1 januari 2016

            Di tengah riuhnya manusia merayakan pergantian tahun. Aku berusaha lebih kalem, tidak terlalu larut dalam pesta. Menepi sedikit, memikirkan kembali apa yang terjadi pada tahun 2015 kemarin. Apa ada kemajuan atau malah mundur? Baiklah, jujur, tahun 2015 kemarin aku tidak merasakan kemajuan yang major dalam hidup. Yah, aku masih berkutat dengan masalah yang sama. Belum bisa Move-on, target tulisan belum terpenuhi, ekonomi masih labil dan lain sebagainya. Meski begitu ada hal yang aku syukuri, salah satunya diberi kesehatan dan stamina wonderwoman. J
            Mari kita tutup tahun 2015 kemarin dan kita mulai 2016 dengan optimis dan semangat. Semoga target, cita-cita dan hal-hal yang aku inginkan bisa tercapai dan selalu bahagia.
Sehat
            Tentu hanya bisa dicapai kalau kita menjaga diri kita dengan olahraga rutin, memakan makanan yang sehat dan berpikiran positif. Untuk olahraga, aku akan mulai menyeriusi lari. Kenapa? mungkin karena pengaruh Haruki Murakami dengan buku What I Talk About When I Talk About Running. Hahaha. Shallow, ya? tapi nggak juga, sih. karena setelah mendaftar beberapa olahraga yang mungkin bisa aku lakukan, Lari adalah pilihan terbaik. Tanpa budget. Modal sepatu doang. Aku juga mau coba pilates. Lalu, untuk masalah makanan, aku berpikir untuk lebih banyak makanan yang sehat, buah-buahan, sayur, tanpa mie instan tanpa junk food yang efek jangka panjangnya akan sangat buruk. Berpikiran positif. Aku terus berusaha untuk mengisi pikiran dan hati dengan sesuatu yang positif, berusaha mengatur emosiku agar stabil, terus bahagia dan senyum dalam keadaan apapun. Baik susah maupun senang.

Ekonomi.
            Cari penghasilan tambahan. Sungguh, aku bersyukur sekali dengan pekerjaanku saat ini. Meski jujur, ini bukan pekerjaan yang aku impikan, which is writer or victoria secret’s model. Tapi kita butuh uang untuk berjalan dimuka bumi ini, kan?*gosh, bahasaku*  tapi untuk ukuran lulusan sekolah menengah atas, pekerjaan ini sudah sangat memuaskan. Tapi, seiring melambungnya harga cabai dan pampers. Oke. Abaikan. Maksudku adalah, semakin tambah tahun, semua barang akan semakin mahal dan kalau penghasilan kita tetap, jelas kita harus menyesuaikan gaya hidup kita dengan penghasilan. Tapi kita nggak mungkin menekan kebutuhan beras dari satu kilo ke satu ons per hari kan?! oke, jadi solusinya adalah mencari penghasilan tambahan. Mungkin menggunakan kemampuan mengetik, mendesain*dikit*.

Menulis.
            Hei, mimpi ini masih terus menyala di sini dan di sini*tunjuk dada dan kepala*. Tentu banyak sekali distraction yang muncul hari demi hari dan aku akan terus berusaha mengalahkan mereka semua dan membuat bukuku terpajang di rak best seller gramedia. *mengayunkan light saber* ada banyak genre yang ingin aku coba, cerita anak, detektif dan tentu saja romance.

Move on
            “you said move on, where do I go!?” satu bait lagu dari katy perry ini mewakili apa yang ada di kepalaku. Jujur, ini complicated sekali. Tapi akan aku coba. Lain waktu akan aku tulis tentangmu.


Baca.
            Tahun kemarin aku menargetkan 100 buku untuk dibaca, tapi GAGAL. Yeah, hanya 61 buku yang berhasil aku baca. Tapi kali ini, aku harus lebih banyak meluangkan waktu untuk baca dan bukannya stalking. Untuk tahun 2016 ini aku masih akan menargetkan 100 buku. Fiksi, Non Fiksi. Semuanya. Karena pengetahuan tidak hanya didapat dari bangku sekolah, kan?


0 komentar:

Posting Komentar